Contoh HPHT dan Rumus Cara Menghitung HPHT

Istilah HPHT atau Hari Pertama Haid Terakhir mungkin tidak terlalu asing untuk kalangan orang-orang yang sedang membahas tentang kehamilan. Pada umumnya tanggal pertama haid terakhir ini dipakai untuk menentukan usia kehamilan ibu. Hingga memperkirakan kapan akan lahir. Mau tau lebih dalam tentang istilah dalam dunia kehamilan tersebut? Berikut ulasan selengkapnya.

Pengertian dan Contoh HPHT

HPHT singkatan dari hari pertama haid terakhir. Artinya merujuk pada hari pertama saat periode menstruasi terakhir Anda. Contoh HPHT mudah sekali, misalnya haid Anda yang paling akhir dan tidak ada haid lagi setelahnya, berlangsung dari 2 Oktober 2022 sampai dengan selesai, maka HPHT ya 2 Oktober2022 itu, tidak peduli berapa hari haid Anda berlangsung. Mau 2 hari, 3 hari, atau bahkan 7 hari tak masalah, karena hal ini tidak mempengaruhi tanggal HPHT.


Mengetahui hari pertama haid terakhir ini sangat penting. Seperti diantaranya untuk melacak periode menstruasi periode berikutnya, menentukan kapan masa subur, hingga mencari tahu umur kehamilan dan hari perkiraan kelahiran.

Jika ingin melacak periode menstruasi, setidaknya Anda harus menghitung 3 kali siklus sehingga tahu polanya seperti apa. Namun, apabila mau menentukan masa subur hitung dari satu siklus menstruasi yang umumnya adalah 28 hari. Masa subur biasa ada di hari ke 12 sampai 14 pada periode tersebut.

Rumus Hari Perkiraan Lahir berdasarkan HPHT

Hari pertama haid terakhir juga bisa berperan untuk menentukan usia kehamilan dan hari perkiraan lahir. Salah satunya adalah menggunakan rumus Neagle. Bagi yang punya periode menstruasi lancar yaitu 28 hari, bisa menggunakannya. Untuk menghitung perkiraan lahir bisa dihitung dari tanggal hari pertama haid terakhir + 7.

Beda lagi jika ingin menghitung bulan perkiraan lahir yaitu bulan hari pertama haid terakhir – 3. Sedangkan tahun perkiraan lahir sifatnya flexible, diubah jika memungkinkan saja. Contohnya cukup sederhana. Misalnya Anda terhitung hari pertama haid terakhir jatuh pada 1 November 2020.

Maka tanggal perkiraan lahir adalah 1+7, artinya tanggal 8. Sementara bulan perkiraan lahir 11-3, artinya bulan Agustus. Sedangkan tahun perkiraan lahirnya oleh karena sudah melewati bulan Juli, jadi sudah mulai masuk tahun depan yaitu 2021.

Namun, beberapa ada juga kasus saat perhitungan, dimana hari pertama haid terakhir dikurangi 3 justru menghasilkan angka negatif. Kalau ini terjadi, tidak perlu bingung. Anda hanya tinggal menambah HPHT dengan angka 7. Lalu, dari hasil penjumlahan tadi, langsung tambah 9 bulan.

Biar tidak bingung, ambil contoh saja ibu punya hari pertama haid terakhir yang jatuh pada tanggal 12 Februari 2021. Maka untuk menghitung perkiraan tanggal melahirkan adalah (12 Februari 2021 + 7 hari) + 9 bulan = 19 November 2021.

Cara Perhitungan dengan Aplikasi HP

Selain menggunakan rumus, sebetulnya para ibu bisa memanfaatkan aplikasi di HP, namanya Aplikasi Kalender Saya. Aplikasi ini membantu menentukan tanggal HPHT, tanggal masa subur, hari perkiraan haid, dan sebagainya. Cara ini mungkin tergolong lebih praktis dibanding harus pakai manual. Tinggal masukkan saja data hari pertama haid terakhir dan biarkan sistem bekerja.

Hanya saja, meskipun Anda ingin menghitungnya secara manual, pakai rumus, atau kalkulator online, ada baiknya konsultasi juga dengan ahlinya. Alat-alat medis kedokteran saat ini sudah cukup canggih. Salah satunya adalah USG yang sudah pasti dapat mengukur fundus lebih spesifik. Jadi, tidak perlu bingung lagi mulai sekarang.

Demikian tadi penjelasan tentang Contoh HPHT dan Rumus Menghitung HPHT. Para ibu mungkin perlu memperhatikan informasi seperti ini. Pasalnya, bagaimana pun juga berkaitan dengan tumbuh kembang janin. Bisa lebih siap menanti persalinan nanti, sehingga baik ibu dan bayi tetap dalam kondisi sehat.

Baca Juga

Yuk pasang ...
"Kalender Indonesia Lengkap"

Yuk jadilah yang PERTAMA berkomentar

Posting Komentar

Artikel Lainnya