KEPANJANGAN HPL KEHAMILAN

Salah satu istilah yang sering dijumpai dalam dunia medis terkait dengan kehamilan adalah HPL. Bagi sebagian orang kata HPL ini mungkin saja terlihat asing.

Dalam artikel ini kami akan membahas apa kepanjangan HPL dalam kehamilan.

Kehamilan biasanya berlangsung selama 9 bulan. Ukuran bulan biasanya digunakan oleh masyarakat umum. Sedangkan di dunia medis digunakan ukuran minggu. Kehamilan normal biasanya berlangsung antara 38 sampai 42 minggu. Rata-rata adalah 40 minggu. Usia kehamilan ini dihitung mulai dari hari pertama haid yang terakhir.

Jika seorang ibu hamil memeriksakan diri ke petugas kesehatan maka petugas biasanya akan memperkirakan kapan kira-kira janin dalam kandungan ibu akan lahir. Dengan perkiraan tersebut maka dapat dirancang pemeriksaan apa saja yang perlu dilakukan ibu dan kapan waktunya sepanjang kehamilannya. Selain itu tanggal perkiraan lahir dapat digunakan ibu untuk mempersiapkan segala sesuatunya baik kebutuhan ibu sendiri dalam melahirkan maupun untuk kebutuhan janin saat dia lahir nanti.

Tanggal perkiraan lahir tersebut di dunia medis disingkat sebagai HPL. Jadi kepanjangan HPL adalah Hari Perkiraan Lahir.

Cara menghitung HPL ini ada rumusnya, yaitu rumus naegle. Rumus ini agak ribet sehingga bagi masyarakat umum mungkin tidak praktis. Oleh karena itu itu saat ini banyak tersedia website atau aplikasi yang membantu untuk menghitung HPL atau hari perkiraan lahir janin. Aplikasi tersebut sangat praktis dan tentu saja cocok untuk berbagai kalangan.

Modal untuk menghitung HPL ada dua yaitu  hari haid terakhir sebelum hamil dan siklus haid. Hari haid terakhir yang digunakan adalah hari pertamanya oleh karena itu disebut dengan hpht singkatan dari hari pertama haid terakhir. Sedangkan siklus haid adalah jarak antara 2 haid biasanya berlangsung antara 21 sampai 35 hari. Ini adalah angka normal.

Dengan 2 data tersebut maka hari perkiraan lahir dapat ditentukan dengan akurat. Kalaupun terjadi pergeseran biasanya tidak terlalu jauh. Dengan adanya HPL maka ibu dapat mengetahui bahwa saat ini kehamilannya apakah masih kurang bulan cukup bulan atau sudah lewat bulan. Jadi sifatnya objektif tidak subjektif. Dengan HPL maka tidak ada lagi kasus dimana kehamilan lewat bulan terlalu lama sehingga janin sudah mengalami gangguan.

Demikian artikel kepanjangan HPL dalam kehamilan semoga bermanfaat.

Ingin mendapat notifikasi di HP jika ada tulisan baru di DokterBagus.Com, silakan tekan link channel telegram kami ini: Channel Dokter Bagus.