Anjuran Dan Pantangan Untuk Ibu Hamil

Bagi setiap pasangan, kelahiran anak adalah bagian yang paling dinantikan. Kehamilan merupakan proses yang harus dilalui oleh para ibu. Sebagai informasi, ada beberapa anjuran dan pantangan ibu hamil yang harus diketahui. Semuanya harus dilakukan para ibu untuk menjamin kehamilannya sehat dan selamat sampai waktu persalinannya nanti. Jadi penting sekali untuk mengetahui anjuran dan pantangan untuk ibu hamil.


Anjuran Para Ibu Yang Sedang Mengandung

●      Makan Dengan Proporsional
Hal penting yang harus dilakukan para ibu hamil adalah menjaga kesehatan. Baik untuk dirinya sendiri maupun janin yang sedang dikandung. Cara paling mudah adalah mengkonsumsi makanan penunjang secara proporsional. Maksudnya adalah tidak terlalu berlebihan atau justru kurang. Lebih menekankan pada kecukupan pemenuhan gizi yang seimbang.

Dengan begitu, kesehatan ibu dan janin bisa terjamin. Perkembangan janin pun akan terjaga, dan terhindar dari resiko bahaya lainnya. Anda yang sedang hamil pun harus tahu, sebetulnya tidak akan makanan khusus yang perlu dijauhi selama hamil. Asalkan makan dalam jumlah yang cukup masih tergolong aman.

Beberapa kasus ibu hamil pun sering kesulitan makan karena mual dan muntah. Hal ini bisa disiasati dengan cara memakan jenis makanan tidak berlemak seperti buah, ubi, biscuit, singkong, maupun roti.

●      Minum Air Cukup
Jangan lupa untuk mencukupi kebutuhan cairan harian. Apabila dalam kondisi tidak hamil setiap orang umumnya perlu 8 gelas setiap hari. Beda ketika kondisi hamil, karena harus dilebihkan yaitu 10 gelas per hari. Hal ini untuk menjaga tubuh tetap terhindrasi, sehingga tidak mudah lemas.

●      Istirahat Cukup
Tidak kalah penting juga untuk selalu mengusahakan istirahat cukup. Minimal 6 sampai 7 jam dalam sehari. Utamakan untuk tidur siang, sebisa mungkin sempatkan untuk melakukannya. Meskipun belum ada penelitian resmi, tidur siang di masa hamil dapat mendukung perkembangan otak janin.

●      Menjaga Kebersihan Diri
Usahakan rajin cuci tangan, sebelum makan, setelah BAB dan BAK, serta setelah aktivitas di luar. Gosok gigi minimal sebelum sarapan dan sebelum tidur. Jangan lupa mandi minimal 2 kali sehari. Utamakan untuk mempersihkan daerah payudara dan kemaluan.

Pantangan Para Ibu Mengandung
●      Merokok
Ibu hamil pun harus menjauhi rokok, bahkan asapnya sekalipun. Banyak masalah yang bisa ditimbulkan dari rokok. Mulai dari berpotensi merusak jaringan janin. meningkatkan resiko cacat lahir, dan lainnya.

●      Minum Alkohol
Tidak hanya merokok, apabila Anda sedang hamil, jangan sekali-kali minum alkohol karena juga dapat memicu resiko serius pada janin. Anda mungkin keguguran, hingga jika lahir pun bayi bisa dalam kondisi mati atau cacat. Beberapa kasus pun menyebutkan bayi lahir dari ibu peminum alkohol punya IQ lebih rendah, mengalami kesulitan belajar, dan keterlambatan bicara.

●      Makan Makanan Mentah
Ada baiknya, Anda pun menghindari makanan mentah maupun setengah matang. Makanan mentah punya kecenderungan terkontaminasi bakteri sehingga menyebabkan terganggunya kesehatan ibu dan bayi.

●      Minum Kopi Terlalu Banyak
Meskipun tidak benar-benar dilarang, namun ada baiknya Anda kurangi asupan kafein pada kopi selama hamil. Minum kopi saat hamil dapat memicu resiko keguguran lebih tinggi. Bahkan, kafein ternyata dapat melewati plasenta dan berpengaruh pada perkembangan bayi.

●      Membersihkan Kotoran Hewan
Anda sebetulnya masih boleh pelihara hewan walaupun sedang hamil. Namun, sangat tidak disarankan untuk membersihkan atau bersentuhan langsung dengan kotorannya. Pasalnya, ada beberapa jenis parasit dan bakteri yang mendiami kotoran hewan tersebut. Misalnya toxoplasma yang sering jadi penyebab utama keguguran.

Itu dia tadi apa saja anjuran dan pantangan untuk ibu hamil. Bagi Anda yang saat ini berbahagia menanti kelahiran buah hati dan sedang menikmati proses kehamilan, informasi di atas mungkin bisa jadi bahan inspirasi.

1 komentar untuk "Anjuran Dan Pantangan Untuk Ibu Hamil"

  1. Nah yg membersihkan kotoran hewan, akupun menghindari saat hamil dulu. Terlebih Krn punya kucing. Kuatir kena tokso. Tapi setelah lahiran, balik lagi mengurus para anabul 😄

    BalasHapus