Proses Melahirkan Normal dan Penyebab Tidak Bisa Melahirkan Normal

Ada yang sedang hamil dan menanti kelahiran buah hati? Apakah kata dokter nanti Anda memungkinkan untuk melahirkan normal? Jika benar begitu, tentunya harus mempersiapkan semuanya dengan baik. Seperti memahami proses persalinan normal. Dengan begitu, Anda para ibu akan lebih nyaman dan santai menanti kelahiran si kecil.


Proses Melahirkan Normal

Pada umumnya, proses persalinan normal terbagi menjadi 3 tahap. Setiap tahapannya terjadi pada rentang waktu yang berbeda-beda oleh setiap ibu. Biasanya, kasus ibu melahirkan pertama kali akan merasakan ketiga tahap persalinan normal tersebut selama 12 hingga 24 jam. Tahapan yang berlangsung adalah

●      Tahap Pertama (Merasakan Kontraksi)
Pada tahap ini, kontraksi akan terasa ditandai dengan leher rahim terbuka walaupun perlahan-lahan. Umumnya kontraksi berlangsung selama 30-45 menit dan terjadi setiap 25 sampai 20 menit. Para ibu masih mungkin melakukan kegiatan seperti biasanya. Akan tetapi jika kontraksi terjadi lebih intens yaitu setiap 5 menit sekali, ada baiknya langsung dibawa ke RS.

Apalagi kalau sudah dibarengi dengan beberapa tanda-tanda lain. Seperti diantaranya adalah keluar cairan lendir agak kental dengan campuran darah dari vagina. Pecahnya ketuban serta nyeri daerah pinggul sampai leher rahim terasa sakit dan panas.

●      Tahap Kedua (Mengejan dan Mendorong Bayi Keluar)
Pada tahap ini, persalinan sudah dimulai. Para ibu bisa mendengar arahan dokter atau bidan saat memberikan informasi jika bukaan leher rahim sudah mencapai 10. Pada umumnya, kalau dalam kondisi sudah seperti itu, keinginan untuk mengejan akan datang dengan sendirinya. Saat mengejan dalam proses melahirkan normal, ibu disarankan untuk memejamkan mata.

Hal ini dilakukan untuk mencegah pembuluh darah di sekitar mata pecah. Jangan sekali-kali mengangkat panggul ketika sedang mengejan. Sebab, akan mengurangi resiko terjadi robekan terlalu lebar pada jalan lahir. Mengejan saja mengikuti irama dorongan yang datang.

●      Tahap Ketiga (Mengeluarkan Plasenta)
Tahap ketika ketika proses melahirkan normal adalah mengeluarkan plasenta. Pada tahap ini baik dokter maupun bidan biasanya akan memberikan suntikan obat khusus untuk memancing kembalinya kontraksi dengan tujuan mengeluarkan plasenta.

Para ibu jangan khawatir, karena kontraksi yang dirasakan kali ini tidak sekuat saat bayi akan keluar. Pada umumnya, persalinan normal tidak hanya sampai mengeluarkan plasenta saja. Seperti ketika terjadi robekan jalan lahir yang dirasa terlalu besar. Maka dokter maupun bidan akan memberikan jahitan dengan lebih dulu meminta persetujuan dari ibu.

Beberapa Penyebab Tidak Bisa Menjalani Persalinan Normal

Sepertinya, banyak sekali para ibu yang ingin melahirkan normal karena banyak alasan. Meskipun begitu, nyatanya tidak semua bisa bersalin secara normal. Beberapa penyebabnya seperti diantaranya adalah

●      Sungsang
Kondisi bayi sungsang sering jadi penyebab ibu tidak mungkin menjalani persalinan normal. Apabila terus dipaksakan, maka bukan tidak mungkin akan terjadi cedera bahkan kematian bagi janin.

●      CPD
Cephalopelvic Disproportion atau CPD merupakan gangguan perkembangan bayi yang tidak bergerak maju dari rahim ibu. Biasanya karena ukuran kepala bayi terlalu besar, dan panggul ibu yang kecil. Persalinan normal tidak bisa dilakukan karena berpotensi membuat tekanan fisik pada ibu maupun bayi.

●      Tidak Punya Tenaga
Bukan tidak mungkin ibu merasa kelelahan selama proses persalinan normal. Masih banyak yang harus merasakan lamanya persalinan hingga 12-24 jam. Saat kondisi ibu tidak memungkinkan seperti kehabisan tenaga hingga dehidrasi, persalinan caesar adalah pilihan terbaik.

Selain penyebab di atas, sebenarnya masih ada banyak lagi faktor para ibu tidak bisa melahirkan normal. Seperti karena hamil kembar atau lebih dari satu anak, dislokasi plasenta, dan lainnya. Penjelasan tentang proses melahirkan normal di atas mungkin bisa jadi referensi para ibu yang sedang menanti kelahiran buah hatinya.

Posting Komentar untuk "Proses Melahirkan Normal dan Penyebab Tidak Bisa Melahirkan Normal"