Pemeriksaan Kehamilan Minimal Berapa Kali

Ada yang sedang berbahagia mau punya buah hati? Jangan lupa untuk rutin melakukan pemeriksaan kehamilan. Sebetulnya, para ibu muda yang baru pertama kali hamil mungkin agak kesulitan menentukan berapa kali harus melakukan pemeriksaan. Supaya lebih yakin, cek informasi selengkapnya di bawah ini

Manfaat Pemeriksaan Kehamilan

Sebelum tahu jadwal pemeriksaan kehamilan minimal berapa kali, ada baiknya Anda ketahui dulu apa manfaat dari aktivitas tersebut. Serangkaian pemeriksaan yang harus dilakukan ibu hamil sejak tahu sedang mengandung ini punya beberapa manfaat. Namun, paling utama adalah untuk menjaga agar kehamilan tetap sehat.


Selain itu, tujuan pemeriksaan rutin pun juga untuk mengevaluasi kondisi ibu dan janin, sehingga akan terpantau tumbuh kembang janinnya. Apabila nanti ternyata ada kecenderungan kelainan, baik pada ibu maupun janin bisa langsung terdeteksi dan diambil langkah paling tepat.

Pemeriksaan Kehamilan Berapa Kali

Sedikit perbedaan tentang waktu yang tepat pemeriksaan kehamilan ibu menurut kemenkes dan WHO. Kalau merujuk pada peraturan kemenkes setidaknya para ibu hamil harus memeriksakan kandungannya minimal 4 kali. Hal ini dilakukan langsung ketika tahu sedang mengandung. Makin cepat melakukan pemeriksaan makin baik.

Waktu 4 kali tersebut dihitung dari 1 kali di trimester pertama, 1 kali pada trimester kedua, serta 2 kali saat trimester ketiga. Sedangkan menurut WHO, ibu hamil dianjurkan untuk periksa kandungan minimal 8 kali mulai dari usia kandungan 12 minggu. Para ibu tidak perlu membenarkan salah satunya.

Logikanya semakin sering periksa, tentunya dokter bisa lebih akurat menghitung usia kehamilan. Selain itu makin sering kunjungan, tentu saja dapat meningkatkan harapan hidup bayi dan ibu.

Jadwal Pemeriksaan Kehamilan

Trimester Pertama
Ada serangkaian pemeriksaan kehamilan yang harus dilakukan ibu hamil di periode trimester pertama. Seperti diantarnya adalah tes USG yang berguna untuk menentukan usia kehamilan. Selain itu pemeriksaan ini juga mempermudah memantau perkembangan janin di rahim ibu. Masih ada lagi tes darah untuk mendeteksi kadar hemoglobin yang dapat mempengaruhi kehamilan.

Ada juga tes genetik untuk melihat kemungkinan bayi mengalami kelainan kromosom. Tidak ketinggalan juga pada trimester pertama para ibu akan melalui tes golongan darah. Bahkan pada trimester ini, ibu hamil pun akan melalui tes untuk diambil sampel chorionic villus.

Walaupun opsional, namun tidak ada salahnya untuk dijalani. Dari tes ini akan terdeteksi jika ada kelainan kromosom bayi, resiko down syndrome, atau kelainan genetik lainnya. Pada periode ini pun akan dilakukan tes pemeriksaan hepatitis B.

Trimester Kedua
Para trimester kedua, para ibu hamil akan menjalani pemeriksaan protein urin. Tes ini bertujuan untuk mendeteksi, apakah ibu ada resiko menderita preeklampsia. Selain itu, ibu juga tetap harus USG untuk mengecek detak jantung, tinggi fandus, serta gerakan bayi.

Tidak ketinggalan para periode ini ibu akan diperiksa kadar glukosanya. Sehingga bisa tahu apakah sedang mengalami diabetes gestasional atau tidak. Selain itu akan dilakukan proses tes cairan ketuban atau aminiocentesis.

Trimester Ketiga
Pada periode ini akan dilakukan pemeriksaan streptococcus group B. Selain itu adalagi pemeriksaan panggul untuk mendeteksi kesehatan organ reproduksi, mencari tanda infeksi, dan lainnya. Ibu juga perlu menjalani pemeriksaan posisi bayi, apakah sungsang apa tidak. Tidak lupa pada masa ini, dokter akan kembali melakukan USG.

Tujuan utamanya kali ini adalah memeriksa jumlah air ketuban. Dokter akan menarik kesimpulan apakah cairan ketuban ibu sudah cukup, terlalu banyak, atau justru kurang. Hal ini untuk mengurangi resiko komplikasi kehamilan.

Itu dia tadi informasi singkat tentang pemeriksaan kehamilan berapa kali selama periode kehamilan. Apa manfaatnya, berapa kali dianjurkan selama mengandung, hingga jadwal yang disarankan. Para ibu hamil bisa menggunakannya sebagai bahan referensi terbaik.

Baca Juga

Yuk pasang ...
"Kalender Indonesia Lengkap"

Yuk jadilah yang PERTAMA berkomentar

Posting Komentar