Apakah Ovulasi Sama Dengan Masa Subur?
Apakah kedua kata itu pengertiannya sama, atau dengan kata lain apakah ovulasi sama dengan masa subur?
Ovulasi adalah suatu bahasa medis yang digunakan untuk menyebutkan kondisi di mana sel telur yang telah matang di indung telur (ovarium), dilepaskan ke sebuah saluran yang dinamakan tuba Fallopi, agar dapat dibuahi oleh sp3rm4. Biasanya ovulasi hanya terjadi pada suatu saat atau dalam hitungan satu hari saja.
Bagaimana dengan masa subur?
Masa subur adalah masa dimana jika pasangan melakukan hubungan suami istri maka dapat terjadi kehamilan. Masa subur biasanya berlangsung 3 hari SEBELUM hari ovulasi, kemudian 1 hari SAAT hari ovulasi, dan 2 hari SETELAH hari ovulasi. Jadi total masa subur dalam satu siklus haid adalah 6 hari. Tetapi perlu dipahami bahwa ini adalah perkiraan dan untuk setiap wanita biasanya mempunyai kekhasan lama masa subur masing-masing. Jadi bisa saja ada yang lebih dari 6 hari atau ada yang kurang dari 6 hari.
Mengapa masa subur terjadi tiga hari sebelum ovulasi?
Angka 3 hari berasal dari daya tahan sp3rm4 di dalam tubuh seorang wanita. Sel sp3rm4 yang masuk ke dalam tubuh wanita dapat bertahan kurang lebih selama 3 hari.
Dan mengapa masa subur terjadi lagi 2 hari setelah ovulasi?
Angka 2 hari berasal dari daya tahan sel telur atau ovum setelah dilepaskan dari indung telur.
Pada masa-masa tersebut jika terjadi hubungan suami istri maka peluang untuk terjadinya kehamilan sangat besar. Walaupun demikian di luar masa 6 hari itu kehamilan tetap bisa saja terjadi tapi peluangnya lebih kecil.
Sebagai kesimpulan, apakah ovulasi sama dengan masa subur maka jawabannya adalah ovulasi dalam jumlah hari berbeda dengan masa subur. Ovulasi hanya terjadi satu hari sedangkan masa subur berlangsung selama 6 hari. Walaupun demikian ovulasi berada di dalam satu hari masa subur yaitu biasanya pada hari keempat.
Berapa Lama Masa Subur Wanita Berlangsung? Ini Penjelasannya.
Kapan sih masa subur itu terjadi? Yuk, kita bahas!
Masa subur wanita terjadi ketika ada proses ovulasi, yaitu saat sel telur dilepaskan. Ini biasanya hanya sekali dalam satu siklus haid. Kalau siklus haid Bunda adalah 28 hari, ovulasi biasanya terjadi di tengah-tengah siklus, sekitar hari ke-14.
Tapi, kalau siklus haid Bunda lebih pendek atau lebih panjang dari 28 hari, masa suburnya bisa berubah. Biasanya dihitung dari perkiraan haid berikutnya, yaitu 14 hari sebelum tanggal haid yang diperkirakan akan datang. Jadi, penting untuk mengetahui siklus haid Bunda agar bisa memperkirakan kapan masa subur berlangsung.
Nah, meskipun ovulasi hanya terjadi selama satu hari, masa suburnya bisa berlangsung sampai 6 hari. Kok bisa? Begini, 3 hari sebelum ovulasi dan 2 hari setelah ovulasi, ditambah 1 hari saat ovulasi, totalnya 6 hari.
Mengapa bisa begitu lama? Karena sel sperma pria bisa bertahan hingga 3 hari di dalam tubuh wanita, dan sel telur wanita bisa bertahan sampai 2 hari. Kalau digabung lalu ditambah 1 hari masa ovulasi, jadinya 6 hari.
Jadi, berapa lama masa subur wanita berlangsung? Jawabannya adalah sekitar 6 hari. Penting untuk diketahui, terutama jika Bunda sedang merencanakan kehamilan atau justru ingin menghindarinya.
Semoga informasi ini bermanfaat, Bunda, Jangan ragu untuk bertanya atau berbagi pengalaman seputar masa subur dan siklus haid.
Masa Subur Wanita Setelah Haid Hari Keberapa?
Masa subur seorang wanita tidak terjadi sepanjang waktu tapi hanya beberapa hari. Masa subur yang paling baik terjadi hanya sekitar 6 hari.
Pertanyaannya adalah masa subur wanita setelah haid hari ke berapa?
Masa subur wanita tidak dihitung SETELAH haid hari ke berapa, tetapi dihitung 14 hari SEBELUM perkiraan haid berikutnya.
Mengapa bukan setelah tapi memakai sebelum? karena siklus haid setiap wanita itu berbeda panjangnya ada yang 21 hari, 25 hari, bahkan 30 hari. Karena perbedaan ini lah maka para praktisi medis mengambil rumus yang seragam yaitu 14 hari sebelum perkiraan haid berikutnya.
Lalu bagaimana cara memperkirakan tanggal haid berikutnya? Caranya cukup mudah yaitu dengan menghitung berapa jarak antara dua haid sebelumnya. Jika jaraknya 28 hari maka kemungkinan haid terakhir dengan haid yang diperkirakan juga 28 hari. Dengan demikian tanggal perkiraan haid dapat ditentukan.
Jika tanggal perkiraan haid yang akan datang sudah diketahui atau ditentukan maka tinggal menghitung mundur sebanyak 14 hari. Lalu dari hari yang terpilih itu ditambahkan 3 hari sebelum dan 2 hari sesudah. maka total hari masa subur yang terhitung adalah 6 hari yaitu 3 hari tambah 1 hari tambah 2 hari.
Kalau ibu-ibu bingung dengan penjelasan diatas maka ada cara yang simple. Cukup download aplikasi kalkulator masa subur yang ada di playstore. Berikut link download-nya silakan tekan.
APLIKASI KALKULATOR MASA SUBUR UNTUK ANDROID DI PLAYSTORE
Dengan aplikasi tersebut maka penghitungan masa subur menjadi lebih mudah bahkan dilengkapi dengan fitur pengingat. Jadi kalau hari ini adalah hari masa subur ibu-ibu maka akan muncul notifikasi di HP ibu. Oleh karena itu silakan segera dicoba.
Pantangan Makanan Penderita Darah Tinggi atau Hipertensi
Berikut adalah beberapa contoh jenis makanan yang sebaiknya dipantang atau tidak dikonsumsi oleh penderita hipertensi atau darah tinggi.
Pertama makanan banyak mengandung lemak jenuh. Bahan makanan ini biasanya menyebabkan kakunya pembuluh darah sehingga memicu naiknya tekanan darah. Selain itu lemak yang tinggi juga dapat mencetuskan penyumbatan pembuluh darah sehingga menyebabkan penyakit jantung koroner atau stroke. Contoh makanan yang banyak mengandung lemak jenuh antara lain adalah goreng-gorengan, mentega, daging sapi atau kambing, kuning telur, kulit ayam, dan lain-lain.
Kedua makanan yang diolah dengan garam natrium atau sodium. Contohnya adalah keripik, kacang goreng dan makanan kecil lainnya yang sering dicampur dengan garam. Selain itu makanan yang diawetkan seperti ikan asin, cumi asin, telur asin, abon, asinan buah, dendeng dan sebagainya. Juga termasuk makanan kaleng seperti sarden sosis dan sebagainya.
Ketiga bumbu makanan seperti vetsin, terasi, sambal, dan penyedap rasa lainnya.
Keempat alkohol atau makanan yang mengandung alkohol seperti durian atau tapai.
Jenis makanan di atas hanyalah contoh saja masih banyak makanan lain yang dapat memicu tekanan darah tinggi atau hipertensi. Ciri makanan yang tidak bagus bagi penderita hipertensi adalah jika penderita tersebut memakan makanan tersebut maka akan muncul gejala naiknya tekanan darah berupa nyeri pada tengkuk, sakit kepala, perasaan tidak nyaman, rasa melayang-layang, dan mual maupun muntah. Jika mengalami hal yang demikian maka sebaiknya jenis makanan tersebut selalu diingat dan dihindari di kali berikutnya.
