Pantangan Makanan Penderita Darah Tinggi atau Hipertensi

Penderita darah tinggi atau hipertensi itu harus selalu berhati-hati dalam memilih makanan. Jika salah memilih jenis makanan maka dapat berakibat buruk terhadap tekanan darah. Tensi bisa naik dan menimbulkan berbagai macam gejala misalnya sakit kepala, pusing bahkan stroke.

Berikut adalah beberapa contoh jenis makanan yang sebaiknya dipantang atau tidak dikonsumsi oleh penderita hipertensi atau darah tinggi.

Pertama makanan banyak mengandung lemak jenuh. Bahan makanan ini biasanya menyebabkan kakunya pembuluh darah sehingga memicu naiknya tekanan darah. Selain itu lemak yang tinggi juga dapat mencetuskan penyumbatan pembuluh darah sehingga menyebabkan penyakit jantung koroner atau stroke. Contoh makanan yang banyak mengandung lemak jenuh antara lain adalah goreng-gorengan, mentega, daging sapi atau kambing, kuning telur, kulit ayam, dan lain-lain.

Kedua makanan yang diolah dengan garam natrium atau sodium. Contohnya adalah keripik, kacang goreng dan makanan kecil lainnya yang sering dicampur dengan garam. Selain itu makanan yang diawetkan seperti ikan asin, cumi asin, telur asin, abon, asinan buah, dendeng dan sebagainya. Juga termasuk makanan kaleng seperti sarden sosis dan sebagainya.

Ketiga bumbu makanan seperti vetsin, terasi, sambal, dan penyedap rasa lainnya.

Keempat alkohol atau makanan yang mengandung alkohol seperti durian atau tapai.

Jenis makanan di atas hanyalah contoh saja masih banyak makanan lain yang dapat memicu tekanan darah tinggi atau hipertensi. Ciri makanan yang tidak bagus bagi penderita hipertensi adalah jika penderita tersebut memakan makanan tersebut maka akan muncul gejala naiknya tekanan darah berupa nyeri pada tengkuk, sakit kepala, perasaan tidak nyaman, rasa melayang-layang, dan mual maupun muntah. Jika mengalami hal yang demikian maka sebaiknya jenis makanan tersebut selalu diingat dan dihindari di kali berikutnya.

Yuk jadilah yang PERTAMA berkomentar

Posting Komentar