Cara Menyusui Bayi Supaya Tidak Tersedak

Menyusui bayi memang harus benar sehingga tidak boleh dilakukan sembarangan. Posisi menyusui yang salah dapat berpotensi membuat bayi tersedak. Lebih parah lagi dapat berpotensi membuat bayi terkena penyakit lain yang makin serius. Oleh sebab itu, cara menyusui bayi supaya tidak tersedak penting untuk diketahui para ibu.

Cara Menyusui Bayi Supaya Tidak Tersedak


Faktanya, bayi berumur 0-4 bulan belum memiliki otot tenggorokan yang kuat. Hal tersebut membuat bayi belum bisa menyesuaikan air yang masuk ke saluran pencernaan. Jadi berpeluang besar air justru masuk saluran pernapasan dan membuatnya tersedak. Agar resiko tersedak dapat diminimalisir, para ibu bisa melakukan beberapa hal di bawah ini.

●      Perhatikan Posisi Menyusui

Pertama pastikan selalu posisi kepala bayi lebih tinggi dari badannya. Dengan begitu ASI lebih mudah masuk ke saluran pencernaan. Caranya adalah ibu bisa sambil menyusui sambil berbaring. Walaupun posisi kepala bayi harus tetap lebih tinggi dari badannya. Anda bisa mengganjal kepala bayi dengan bantal.

Sementara Anda ada dalam posisi setengah duduk dengan resiko tangan mudah pegal karena sekaligus menjadi penyangga si kecil. Ketika akan memasukkan puting ke mulut bayi pegang dulu payudara ibu. Setelah itu ibu jari dan jari lain gunakan untuk menopang payudara.

Tempatkan puting pada salah satu sudut mulut bayi. Saat merasa bayi sudah mulai menghisap, ibu tidak perlu lagi memegangi payudara. Sama halnya saat ingin melepaskan payudara. Gunakan telunjuk dan masukkan ke mulut si kecil lalu keluarkan puting Anda. Hal ini untuk menghindari puting justru ditarik oleh bayi.

●      Hentikan Jika Bayi Kenyang

Cara menyusui bayi supaya tidak tersedak lainnya adalah hentikan begitu si kecil kenyang. Apabila bayi tetap menyusu walaupun sebenarnya sudah kenyang akan beresiko lebih tinggi untuk tersedak. Oleh sebab itu, penting bagi para ibu mengetahui ciri-ciri bayi sudah merasa kenyang.

Misalnya perhatikan bagian perut bayi, jika terasa keras artinya sudah mulai kenyang. Selain itu apabila bayi menahan susu dengan meminum pelan-pelan, itu juga bisa dikatakan salah satu pertanda. Saat itu terjadi, ibu bisa mulai menarik payudara pelan-pelan supaya si kecil tidak malah menangis.

●      Hindari Bayi Tidur Berbaring Dalam Kondisi Kenyang

Berikutnya untuk menjaga bayi tidak tersedak saat menyusu adalah usahakan tidak menidurkannya dalam kondisi kenyang. Banyak ibu yang mencoba menyusui bayi dengan tujuan supaya cepat tertidur. Sebetulnya boleh-boleh saja, tapi pastikan kondisi bayi tidak terlalu kenyang.

Selain itu, hindari langsung menidurkan bayi dengan cara membaringkannya setelah kenyang menyusu. Lebih baik, biarkan bayi bersendawa dulu dengan mempertahankan posisi di mana kepala lebih tinggi dari badan.

●      Usahakan Payudara Ibu Tidak Penuh

Memastikan payudara ibu tidak penuh juga merupakan salah satu cara menyusui bayi supaya tidak tersedak. Pasalnya, saat payudara ibu terlalu penuh aliran ASI akan mudah keluar. Saat bayi menghisap terlalu kuat, maka makin berpotensi membuatnya tersedak.

Jadi ada baiknya, saat merasa payudara ibu sudah penuh, perah dulu saja. Setelah itu, ASI bisa disimpan untuk diminum si kecil nanti.

●      Selalu Biasakan Membuat Bayi Bersendawa

Boleh saja ketika menyusui bayi ibu berganti payudara. Tapi ingat, lakukan hanya saja salah satu payudara sudah habis. Setelah habis, biarkan bayi bersendawa dulu baru lanjut ke payudara lainnya.

Pasalnya, ketika bayi menghisap payudara ibu, biasanya akan langsung merangsang keluarnya ASI lebih banyak. Jika terlalu banyak dikhawatirkan aliran ASI justru makin kencang dan membuat bayi tersedak.

●      Jangan Mengajak Si Kecil Bercanda Saat Menyusu

Saat bayi sedang menyusu kondisikan suasana tenang. Jangan menyusui tergesa-gesa bahkan sampai mengajak si kecil bercanda. Takutnya katup saluran pernapasannya terbuka, lalu ASI justru masuk ke dalamnya dan akhirnya tersedak.

Itu dia tadi cara menyusui bayi supaya tidak tersedak. Bagi para ibu muda yang belum pernah menyusui, informasi di atas dapat menjadi tambahan referensi. 

Baca Juga

Yuk pasang ...
"Kalender Indonesia Lengkap"

Yuk jadilah yang PERTAMA berkomentar

Posting Komentar

Artikel Lainnya