Periode Jendela Berlangsung Selama Berapa Minggu?

Istilah periode jendela sering digunakan di dunia perpenyakitan, termasuk HIV.

Periode jendela atau window period adalah masa di mana seseorang mulai terinfeksi HIV tetapi pemeriksaan HIV terhadap darahnya masih negatif.

Lama periode jendela dihitung antara hari masuknya virus HIV kedalam tubuh, sampai uji deteksi virus HIV yang saat ini tersedia, mampu mendeteksi keberadaan virus HIV.

Periode jendela sedikit bervariasi untuk setiap orang. Umumnya berlangsung selama 3 bulan atau 12 minggu. Setelah periode jendela terlewati, maka kemampuan deteksi uji HIV yang ada di laboratorium kesehatan saat ini mencapai 99,9%.

Kenapa periode jendela bisa terjadi?

Karena tubuh butuh waktu untuk memproduksi antibodi dalam kadar cukup banyak, agar bisa dideteksi oleh uji HIV.

Uji HIV tahap pertama, untuk keperluan penapisan (screening), tidak mendeteksi virus secara langsung, tetapi mendeteksi reaksi tubuh terhadap invasi virus. Bentuk reaksi tersebut adalah produksi antibodi.

Apa konsekuensi adanya periode jendela?

Pada periode jendela, seseorang sudah menderita HIV tapi terdeteksi negatif. Istilahnya negatif tapi positif, atau negatif palsu. Konsekuensinya, orang tersebut dapat menularkan virusnya tanpa dia sadari.

Jadi bagi yang mempunyai perilaku seksual berisiko, harap hati-hati dengan periode jendela ini.

Gambar: finroll.com

Tidak ada komentar: