Posisi Tidur Ibu Hamil Yang Membahayakan Janin

Selama masa kehamilan, para ibu bukan hanya perlu menjaga pola makan saja. Namun juga memastikan istirahat cukup. Selain itu, seiring bertambahnya usia kehamilan, tidur bahkan menjadi serba salah. Ada juga beberapa posisi tidur ibu hamil yang membahayakan janin.

Posisi Tidur Ibu Hamil Yang Membahayakan Janin


Makin tua umur kehamilan, membuat perut juga makin membesar. Kesulitan yang paling jadi masalah adalah mencari posisi yang tepat untuk tidur. Karena merasa kurang nyaman dengan ukuran perut. Bahkan, tak jarang khawatir akan membahayakan janin. Jika tidak mau hal tersebut terjadi, hindari posisi tidur di bawah ini:

●      Tidur Terlentang Pada Trimester Kedua

Posisi tidur ibu hamil yang membahayakan janin pertama adalah terlentang pada trimester kedua. Posisi ini tergolong berbahaya karena seluruh berat rahim akan tertumpu pada bagian belakang. Selain itu juga dapat menekan vena yang berfungsi untuk mengembalikan aliran darah ke jantung.

Posisi tidur terlentang pada waktu lama akan berefek pada terhambatnya aliran darah ke plasenta janin. Apabila Anda tidak segera mengubahnya dapat memicu kondisi malnutrisi bahkan kematian pada janin.

●      Tidur Terlentang Dengan Posisi Kepala Lebih Tinggi

Demi mendapatkan posisi tidur yang nyaman, tidak jarang para ibu hamil akhirnya memilih terlentang dengan ganjalan bantal di kepala. Posisi kepala pun jadi lebih tinggi. Ternyata posisi tidur seperti ini justru salah dan membahayakan janin.

Pasalnya, dengan posisi tidur semacam itu akan membuat aliran oksigen untuk ibu menjadi berkurang. Selain itu, posisi tersebut juga berpotensi memberikan tekanan pada plasenta, ginjal, hati, hingga punggung ibu hamil.

●      Tidur Miring Ke Kanan

Ada lagi salah satu posisi tidur ibu hamil yang membahayakan janin yaitu miring ke kanan. Dengan tidur pada posisi tersebut membuat seluruh berat badan ibu dan janin akan berpindah sepenuhnya ke tubuh bagian kanan. Anda harus tahu, kondisi tersebut bisa memunculkan tekanan besar pada hati ibu hamil.

Selain itu, tidur miring ke kanan untuk ibu hamil dapat memicu berkurangnya asupan nutrisi ke janin. Bahkan, ada penelitian yang dilakukan oleh University of Auckland. Memberikan hasil dimana seorang ibu hamil tua yang tidur dengan posisi miring ke kanan dapat berpotensi besar mengalami keguguran hingga bayi meninggal setelah lahir.

●      Tidur Tengkurap

Mendengarnya saja, sudah pasti posisi tidur seperti ini sangat tidak dianjurkan oleh para ibu hamil. Untuk ibu hamil dengan usia yang masih muda mungkin tidur tersebut tetap bisa dilakukan.

Namun, seiring berkembangnya usia kehamilan yang membuat ukuran perut makin membesar tidak mungkin leluasa tidur dengan posisi tengkurap. Bukan hanya akan membuat ibu hamil merasa kurang nyaman saja. Dengan tidur posisi tengkurap, janin akan tertekan, sehingga dapat membahayakan kondisinya sendiri.

●      Tidur Dengan Posisi Kaki Lebih Tinggi

Bagi para ibu muda, atau yang masih sampai di tahap awal kehamilan biasanya akan sering merasa kelelahan. Untuk meredakan kelelahan tersebut, tak jarang para ibu mengambil posisi nyaman saat tidur. Salah satunya adalah memberikan ganjalan bantal pada kaki sehingga posisinya lebih tinggi.

Nyatanya, posisi tidur semacam ini sangat tidak dianjurkan pada ibu hamil sebab tergolong dapat membahayakan janin. Pasalnya, tidur dengan posisi kaki lebih tinggi dapat mempersempit ruang janin dan membuatnya kekurangan banyak oksigen.

Itu dia tadi apa saja posisi tidur ibu hamil yang membahayakan janin. Para ibu hamil boleh membuat diri senyaman mungkin saat mengambil posisi tidur. Selama bukan posisi-posisi tidur yang telah disebutkan di atas. 

Baca Juga

Yuk pasang ...
"Kalender Indonesia Lengkap"

Yuk jadilah yang PERTAMA berkomentar

Posting Komentar

Artikel Lainnya