TANDA-TANDA AWAL KEHAMILAN YANG SERING TERJADI

Terlambat datang bulan, memang merupakan salah satu tanda awal kehamilan. Walaupun begitu, selain tanda tersebut sebetulnya masih ada beberapa hal lain yang bisa menjadi perhatian dan dikenali oleh para wanita. Tidak semua tanda kehamilan pun akan dirasakan oleh semua wanita. Berikut kami sajikan informasi mengenai tanda-tanda awal kehamilan.

Perubahan Pada Payudara

Saat kehamilan terjadi, akan mengakibatkan perubahan hormon tubuh si ibu. Perubahan hormon karena kehamilan bisa berefek pada payudara. Bagian tersebut bisa berubah jadi lebih padat, sensitif, hingga mengencang. Begitu juga daerah puting akan terlihat lebih menonjol, dan berwarna lebih gelap.


Buang Air Kecil Lebih Kecil

Intensitas buang air kecil yang semakin sering merupakan salah satu ciri awal kehamilan. Hal ini dialami oleh beberapa wanita hamil di awal trimester pertama. Rata-rata buang air kecil paling banyak di malam hari. Seringnya buang air kecil ini sedikit banyak dipengaruhi oleh perubahan hormon hingga peningkatan cairan tubuh.

Buang air kecil yang makin sering akan terus berlanjut seiring bertambahnya usia kehamilan. Kalau hal ini disebabkan karena pembesaran rahim yang akan menekan kantong kemih sang ibu.

Cepat Merasa Lelah

Pada trimester pertama, banyak ibu-ibu yang cenderung lebih mudah merasa lelah. Rasa lelah tersebut banyak dipengaruhi oleh peningkatan hormon progesterone. Selain hal tersebut, rasa lelah yang cepat datang pun bisa jadi dipengaruhi oleh hal lain. Seperti diantarnya adalah karena peningkatan jumlah darah, detak jantung, hingga metabolism tubuh.

Jangan khawatir, rasa lelah ini sebetulnya masih bisa ditangani. Para ibu hamil yang mengalaminya bisa mengkonsumsi makanan yang bergizi serta memperbanyak waktu istirahat. Selain itu, para ibu hamil pun harus menghindarkan diri dari olahraga atau aktivitas fisik yang terlalu berat. Kafein pun perlu dihindari karena bisa memberikan efek negatif pada janin.

Mual Dan Muntah

Tanda awal kehamilan yang paling sering dialami adalah mual dan muntah. Pada umumnya, gejala ini dirasakan setelah usia kehamilan 6 minggu. Namun, di beberapa kasus dapat terjadi lebih awal. Rata-rata mual dan muntah akan hilang setelah usia kehamilan 12 hingga 16 minggu.

Sama dengan keluhan sebelumnya, mual dan muntah ini bisa dicegah. Caranya adalah dengan menjaga perut untuk tidak kosong. Makan juga tidak boleh terlalu banyak, usahakan isi perut dengan porsi sedikit tapi lebih sering. Solusi lain adalah para ibu bisa mengkonsumsi permen mint sehingga gejala mual dan muntah dapat diminimalisir.

Terlalu Sensitif Dengan Bau

Perubahan hormon para ibu hamil pun seringkali menjadi penyebab penciuman menjadi lebih sensitif. Faktor ini jugalah yang membuat wanita hamil menjadi lebih mudah mual dan muntah. Terutama ketika tiba-tiba mencium aroma menyengat seperti minyak wangi, asap rokok, dan  bau tajam lainnya.

Hilang Nafsu Makan

Hilangnya nafsu makan juga merupakan salah satu ciri-ciri awal kehamilan. Hal ini merupakan efek dari perubahan hormon dan didukung dengan peningkatan sensitifitas penciuman. Meskipun wajar, tapi para ibu harus berusaha untuk mengkonsumsi camilan dan tidak membiarkan perut kosong.

Konstipasi

Biasanya, di awal kehamilan ibu akan mengalami konstipasi. Hal ini karena pada masa itu, pencernaan diketahui mulai melambat. Lagi-lagi kondisi ini disebabkan karena perubahan hormoon yang mempengaruhi sistem pencernaan.

Demikian artikel “Tanda-Tanda Awal Kehamilan”. Jadi, bukan hanya terlambat datang bulan saja. Beberapa tanda lain pun seringkali dirasakan para ibu yang mulai masuk masa kehamilan.

Baca Juga

Yuk pasang ...
"Kalender Indonesia Lengkap"

Yuk jadilah yang PERTAMA berkomentar

Posting Komentar

Artikel Lainnya