mmHg DIBACA APA?

Kata mmhg sering kita jumpai di dunia medis. Terutama dalam hal pengukuran tekanan darah. Kata ini biasanya ditulis dokter atau praktisi medis sebagai satuan dari tekanan darah. Analoginya, jika panjang satuannya meter, berat satuannya kilogram, maka tekanan darah satuannya mmHg.

Pertanyaannya mmHg dibaca seperti apa?

Sehari-hari praktisi medis membaca mmhg dengan cara memanjangkannya yaitu “milimeter HG (hage)”. Ada juga sebagian orang yang mengindonesiakannya. Dalam bahasa Indonesia mmhg dibaca sebagai milimeter air raksa.

Kenapa demikian?

Hg adalah lambang kimia dari Hydrargyrum, yang artinya merkuri atau air raksa.

mmHg digunakan sebagai satuan tekanan terutama pada pengukuran tekanan darah. Tekanan darah manusia biasanya dinyatakan dalam dua angka yaitu tekanan darah sistolik dan diastolik. Tekanan darah sistolik adalah tekanan yang muncul saat jantung memompa dan tekanan diastolik adalah tekanan yang terukur saat jantung istirahat di 2 pompaan. Oleh karena itu tekanan sistolik selalu lebih tinggi dari tekanan diastolik.

Contoh tekanan darah yang normal adalah 120/80 mmHg atau milimeter air raksa. Sedangkan contoh tekana darah tinggi misalnya 150/100 milieter air raksa. Untuk contoh terakhir, angka 150 adalah besar tekanan darah sistolik, sedangkan angka 100 adalah besarnya tekanan diastolik.
Ingin mendapat notifikasi di HP jika ada tulisan baru di DokterBagus.Com, silakan tekan link channel telegram kami ini: Channel Dokter Bagus.