Begini Cara Kerja Strip Uji Kehamilan

Saat ini, untuk mengetahui seorang ibu sedang hamil atau tidak sangat mudah. Dan murah.

Tinggal pergi ke toko obat, lalu beli strip uji kehamilan yang harganya tak sampai 5 ribu, maka status kehamilan sudah bisa ditentukan.

Mungkin di antara kita ada yang bertanya, bagaimana cara kerja strip uji kehamilan tersebut?

Strip uji kehamilan mendeteksi hormon kehamilan di dalam air kencing. Nama hormon tersebut yaitu hCG atau human chorionic gondatropin.

Hormon hCG diproduksi oleh plasenta yang sedang berkembang, kemudian beredar ke seluruh tubuh bersama darah. Sebagiannya dikeluarkan oleh ginjal bersama air kencing.

Saat strip uji kehamilan dicelupkan, air kencing akan mengalir ke atas dan melewati dua garis deteksi. Garis deteksi paling atas berfungsi sebagai kontrol. Maksudnya, jika garis ini berwarna merah muda berarti alat uji dalam kondisi baik.

Sedangkan garis deteksi di bawahnya berfungsi sebagai penentu kehamilan. Jika ada hormon hCG melewati garis tersebut, maka warnanya akan berubah menjadi merah muda. Jika tak ada hCG, garis ini tetap putih alias tidak berubah warna.

Singkatnya, jika ada dua garis muncul maka ibu sedang hamil. Jika satu saja, kemungkinan tidak hamil. Atau bisa saja hamil tapi kadar hCG masih sangat rendah. Jika demikian, ulangi tes seminggu kemudian.

Jarak Minum Pil KB Sebelum Berhubungan

Salah satu aturan penggunaan pil KB adalah pasca minum pil KB pertama kali tidak boleh langsung berhubungan.

Mengapa?

Sesaat setelah diminum pertama kali, pil KB hanya melakukan pemanasan. Yaitu memberi sinyal ke otak, indung telur, rahim dan organ tubuh lainnya agar tidak mendukung proses kehamilan. Proses persinyalan dan adaptasi organ reproduksi tentu tidak serta merta rampung, tapi berjalan cukup lambat, berhari-hari.

Hal ini berbeda dengan obat biasa, misalnya parasetamol. Sesaat setelah diminum, parasetamol langsung bekerja di pusat suhu menurunkan suhu tubuh yang sedang hot.

Oleh karena proses adaptasi yang membutuhkan waktu, maka pil KB tidak bisa langsung memberikan perlindungan terhadap kehamilan.

Jika tetap nekat berhubungan, ada kemungkinan terjadi kehamilan. Apalagi jika saat itu ibu sedang berada dalam masa subur atau di pertengahan dua haid.

Jarak minum pil KB sebelum berhubungan idealnya adalah seminggu atau lebih.

Selain itu, agar perlindungan lebih maksimal, sebaiknya pil KB mulai diminum pada awal masa haid.

Periode Jendela Berlangsung Selama Berapa Minggu?

Istilah periode jendela sering digunakan di dunia perpenyakitan, termasuk HIV.

Periode jendela atau window period adalah masa di mana seseorang mulai terinfeksi HIV tetapi pemeriksaan HIV terhadap darahnya masih negatif.

Lama periode jendela dihitung antara hari masuknya virus HIV kedalam tubuh, sampai uji deteksi virus HIV yang saat ini tersedia, mampu mendeteksi keberadaan virus HIV.

Periode jendela sedikit bervariasi untuk setiap orang. Umumnya berlangsung selama 3 bulan atau 12 minggu. Setelah periode jendela terlewati, maka kemampuan deteksi uji HIV yang ada di laboratorium kesehatan saat ini mencapai 99,9%.

Kenapa periode jendela bisa terjadi?

Karena tubuh butuh waktu untuk memproduksi antibodi dalam kadar cukup banyak, agar bisa dideteksi oleh uji HIV.

Uji HIV tahap pertama, untuk keperluan penapisan (screening), tidak mendeteksi virus secara langsung, tetapi mendeteksi reaksi tubuh terhadap invasi virus. Bentuk reaksi tersebut adalah produksi antibodi.

Apa konsekuensi adanya periode jendela?

Pada periode jendela, seseorang sudah menderita HIV tapi terdeteksi negatif. Istilahnya negatif tapi positif, atau negatif palsu. Konsekuensinya, orang tersebut dapat menularkan virusnya tanpa dia sadari.

Jadi bagi yang mempunyai perilaku seksual berisiko, harap hati-hati dengan periode jendela ini.

Gambar: finroll.com

Haid Normal, Berapa Hari?

Setiap wanita mempunyai pola haid yang berbeda. Ada yang lama haidnya agak panjang, mungkin seminggu, ada juga yang pendek, hanya sekitar 4 hari. Perbedaan ini dipengaruhi oleh kondisi tubuh masing-masing. Bahkan untuk ukuran individu sendiri, lama haid bisa beragam tiap bulannya.

Pertanyaannya, apakah seminggu atau sebaliknya, 4 hari itu normal?

Di dunia medis, lama haid atau menstruasi dikatakan normal jika berlangsung antara 3-7 hari. Jadi haid seminggu atau 4 hari termasuk kategori normal. Jika haid lebih pendek atau lebih panjang dari nilai normal, mungkin ada terjadi sesuatu di tubuh ibu. Sesuatu itu dapat berupa kondisi psikologis yang kurang baik alias lagi stres, berat badan berlebih, pola makan yang tidak sehat, kurang olah raga, atau penggunaan KB hormanal (pil, suntik, implan), atau lagi memasuki masa premenopause.

Kadang-kadang lama haid yang tidak normal juga disebabkan oleh penyakit serius seperti penyakit tiroid, endometriosis, atau radang panggul. Tetapi biasanya, penyakit tersebut mempunyai gejala lain, tak hanya gangguan pola haid.

Jika haid berlangsung lebih dari 10 hari dan terjadi berbulan-bulan atau curiga gangguan pola haid Anda disebabkan oleh sesuatu yang tak biasa, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.

Gambar: www.timesnownews.com

KENCING NANAH VS SIPILIS

Karena kedua penyakit ini adalah penyakit kelamin maka penggunaannya sering disalahtukarkan. Atau disamakan.

Ada orang yang ketika mengalami gejala nyeri di saluran kencing dan keluar cairan keruh di ujung senapan menyebut bahwa dia terkena sipilis. Padahal penyakit itu adalah penyakit kencing nanah.

Apa bedanya?

Penyakit sifilis disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum sedangkan penyakit kencing nanah disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae.

Gejala nya juga beda. Jika kencing nanah seperti yang sudah disebutkan di atas, keluar nanah dan nyeri saluran kemih, maka sipilis tidak demikian: muncul borok di alat kelamin. Penyakit sipilis dapat menyebar ke seluruh tubuh, sedangkan kencing nanah paling sering hanya ke mata.